Haaiiii selamat pagi semuanya....
Hari ini Jumat 30/1/25 hari ke 30 ( yaahhh jelaslah hari ketigapuluh ...sesuia dengan tanggal 30 ) tetapi bagi saya ini merupakan hari ke 8760 hari bagi saya.....sebagai seorang guru di sebuah sekolah swasta. Saya mengajar di sebuah SMA swata di Cengkareng dan Duri di Jakarta Barat, sebagai seorang guru banyak hal yang menarik yang selalu bisa saya jadikan pembelajaran untuk kehidupan saya.
Sebagai seorang guru yang mengajar anak remaja, mau tidak mau saya harus belajar tentang tumbuh kembang mereka. Dunia remaja memang memiliki dinamika yang berbeda dengan dunia anak-anak dan dewasa, remaja selalu dikaitkan dengan jiwa pemberontak, rasa ingin tau yang tinggi, emosi yang tidak stabil dan sebagainya, dunia remajalah yang sesungguhnya jauh lebih menarik bagi saya
Akhir-akhir ini banyak sekali masalah yang disebabkan oleh para remaja yang notabenenya masih duduk dibangku sekolah SMP dan SMA, dan korbannya adalah guru. seringkali saya bingung dan tidak mengerti apa yang menyebabkan mereka seperti itu. beberapa contoh kasus adalah pengeroyokan guru di Jambi (Januari 2026), guru di SMK Negeri 3 Tanjung Jabung Timur dikeroyok sejumlah siswa setelah menampar seorang murid yang tidak sopan, mengakibatkan situasi kondusif terganggu dan menuntut mediasi. Kasus kekerasan verbal di Tangsel (Januari 2026), seorang guru SD di Pamulang, Christiana Budiyati, dilaporkan ke polisi oleh orang tua murid atas tuduhan kekerasan verbal setelah menegur murid yang berisik, memicu petisi "Keadilan Untuk Seorang Guru" yang ditandatangani puluhan ribu orang. Penganiayaan di Demak (September 2023), seorang murid nekat menganiaya gurunya di Madrasah Aliyah, menyebabkan luka fisik dan potensi hukuman berat bagi pelaku dan masih banyak contoh lainnya.
Hal yang ingin saya cermati dalam kasus remaja dan sekolahnya adalah kenapa para remaja tersebut sangat berani berlaku kurang ajar terhadap guru mereka, ada apa dengan remaja kita ini. sebagai seorang pendidik dan guru jelas saya merasa sedih terhadap hal tersebut ( tindak kekerasan yang terjadi pada guru dengan pelakunya adalah siswa sendiri ), mengapa itu bisa terjadi, apa akar masalahnya ( secara garis besar), bagaimana proses penyelesaiannya.
Kasus kekerasan terhadap guru yang dilakukan oleh siswanya jelas ini menampar kita semua, ada apa dengan sistem pendidikan kita, bagaimana hubungan antara sekolah dengan rumah, bagaimana hubungan sekolah dengan masyarakat. Bagaimana peran Kepala Sekolah dan rekan-rekan guru dalam masalah ini, bagaimana peran kepolisian terhada masalah ini. Karena sejauh pengamatan saya banyak guru yang pada akhirnya dirugikan dan memilih diam.
Sekian tulisan ini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar